Ads (728x90)






JUDUL  :     UPAYA GURU PAI DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA AL QUR’AN PADA SISWA MELALUI PEMBELAJARAN MULTIMEDIA DI SMA 6 BARABAI.

A.    Latar Belakang Masalah
Al-Qur’an adalah kalam Allah yang disampaikan oleh malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad saw. sebagai pedoman hidup bagi seluruh manusia agar bisa selamat di dunia maupun akhirat. Al-Qur’an merupakan mu’jizat terbesar yang diberikan Allah kepada Nabi Muhammad saw. Dan bagi orang yang membacanya akan mendapatkan pahala ibadah.
Dr.H.Muhammad Suma, MA, SH dalam Tafsir Ahkam I mengatakan bahwa :
 “Betapapun awamnya seorang muslim dan muslimat, niscaya mereka tahu dan harus tahu bahwa Al-Qur’an al karim (yang terdiri atas 30 juz, 114 surat, 6000 ayat lebih, 77.349 kalimat dan lebih dari 323.000 huruf) itu adalah sumber utama dan pertama agama Islam. Secara garis besar, Al-Qur’an berisikan tentang aqidah (keimanan), akhlak, janji baik dan ancaman buruk (wa’ad dan wa’id), kisah atau sejarah, syariat (hukum), ilmu pengetahuan dan teknologi dan lain-lain.”[1]

Setiap Mu’min yakin, bahwa membaca Al-Qur’an saja, sudah termasuk amal yang sangat mulia dan akan mendapat pahala yang berlipat ganda, sebab Al-Qur’an adalah sebaik-baik bacaan bagi orang Mu’min baik dikala senang maupun dikala susah, dikala gembira atau sedih. Malahan membaca Al-Qur’an itu bukan saja menjadi amal dan ibadah, tetapi juga menjadi obat dan Penawar bagi orang yang gelisah jiwanya.                  
Sebagai langkah untuk mengoptimalkan penyelenggaraan Pendidikan Agama di Sekolah umum yang mempunyai visi dan misi sebagai berikut :
 Visi Pendidikan Agama di sekolah umum adalah terbentuknya sosok anak didik yang memiliki karakter watak dan kepribadian dengan landasan iman dan ketaqwaan serta nilai akhlak atau budi pekerti yang kokoh dan tercermin dalam keseluruhan sikap dan perilaku sehari-hari dan selanjutnya memberi corak bagi pembentukan watak bangsa. Adapun diantara misinya yaitu menyelenggarakan Pendidikan Agama di Sekolah dengan mengintegrasikan aspek pengajaran, pengamalan, serta aspek pengalaman,   bahwa kegiatan belajar mengajar di depan kelas, diikuti dengan pembiasaan pengamalan ibadah bersama di sekolah, kunjungan dan memperhatikan lingkungan sekitar serta penerapan nilai dan norma akhlak dalam perilaku sehari-hari.[2]

Maka perlu adanya upaya untuk membangkitkan minat baca Al Qur’an melalui pembelajaran multimedia. Agar pembelajaran ini semakin diminati oleh para siswa dan mudah untuk dipahami.
M. Arifin (1991 : 12) berpendapat bahwa : “ Pendidikan adalah usaha orang dewasa secara sadar untuk membimbing dan mengembangkan kepribadian serta kemampuan dasar anak didik baik dalam bentuk pendidikan formal maupun non formal “. Team penyusun naskah Pedoman Guru Agama menyimpulkan bahwa :
Pendidikan Agama Islam adalah pendidikan melalui ajaran-ajaran agama Islam yaitu usaha berupa bimbingan dan asuhan terhadap anak didik agar nantinya setelah selesai dari pendidikan, ia dapat memahami, menghayati dan mengamalkan ajaran-ajaran Islam itu sebagai pandangan hidupnya demi keselamatan dan kesejahteraan hidup di dunia maupun di akherat kelak.[3]

Pendidikan adalah suatu proses yang berlangsung terus menerus. Tanggung jawab pendidikannya dipikul secara bersama-sama oleh keluarga, sekolah dan masyarakat. Adapun lembaga pendidikan yang mempunyai peranan sangat penting dalam mendidik anak-anak yaitu keluarga. Karena di dalam pendidikan keluarga terletak faktor yang sangat mendasar terhadap pembinaan anak selanjutnya. Sehingga dari pendidikan keluarga inilah akan tercetak generasi-generasi yang merupakan dambaan bagi setiap manusia yaitu anak yang berguna bagi keluarga dan masyarakat.
Untuk mengkaji lebih mendalam sejauh mana peran guru PAI dalam menumbuhkan minat baca Al Qur’an bagi siswa  di SMA 6 Barabai dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhinya, maka penulis merasa terpanggil untuk mengadakan suatu penelitian yang akan dituangkan dalam sebuah skripsi yang berjudul : “UPAYA GURU PAI DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA AL QUR’AN PADA SISWA MELALUI PEMBELAJARAN MULTIMEDIA DI SMA 6 BARABAI.

B.  Penegasan Judul

Untuk menghindari kesalahpahaman dalam menafsirkan judul di atas, maka perlu penulis tegaskan :
1.      Upaya
Upaya yang dimaksud dalam judul skripsi ini mencakup segala usaha, dan inovasi guru untuk meningkatkan minat baca Al Qur’an para siswa bimbingannya. Baik dengan cara klasik seperti ceramah, maupun pembelajaran interaktif melalui multimedia.
2.      Guru PAI
Guru PAI dalam hal ini adalah orang yang memiliki peran penting dalam usaha peningkatan minat baca Al Qur’an di SMA 6 Barabai.
3.      Meningkatkan
Meningkatkan yang dimaksud penulis adalah meningkatkan minat baca Al Qur’an yang selama ini dinilai kurang. Sehingga dengan usaha yang dilakukan oleh guru PAI dan seluruh pihak sekolah terkait, para siswa diharapkan bisa lebih gemar untuk membaca dan mengamalkan isi Al Qur’an.
4.      Minat
Dari beberapa uraian di atas, maka yang dimaksud dari judul di atas adalah suatu penelitian yang dilakukan untuk mengetahui seberapa besar minat siswa dalam membaca Al Qur’an SMA 6 Barabai.
 

C.  Alasan Memilih Judul

Adapun yang mendasari penulis untuk memilih judul tersebut di atas adalah :
  1. Melihat akan pentingnya pelajaran baca tulis Al Qur’an maka sangat perlu kiranya seorang guru PAI bersikap kreatif untuk memberikan pembelajaran tentang Al Qur’an.
  2. Semakin majunya arus globalisasi, menuntut guru PAI untuk melek teknologi dalam mengembangkan pembelajarannya di bidang baca tulis Al Qur’an.
  3. Semakin berkurangnya minat baca Al Qur’an menjadi tuntutan bagi guru PAI untuk melakukan pembelajaran interaktif yang lebih menarik melalui multimedia.

D.  Perumusan Masalah

Sebagai muslim, beriman kepada Al-Qur’an adalah wajib. Termasuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pandangan hidupnya disamping dasar hukum Islam yang lainnya. Untuk mengamalkan Al-Qur’an, tidaklah mungkin jika tanpa membaca. Lebih khusus jika tidak mampu menulis huruf atau ayat Al-Qur’an. Bagaimana mungkin akan beriman dan mencintai Al-Qur’an, jika kedua hal tersebut tidak dilakukan, maka siswa akan semakin jauh dengan Al-Qur’an, yang berarti pula siswa tidak akan terbimbing dan akan membahayakan cara hidupnya.
Atas dasar pernyataan tersebut di atas, maka dapat diidentifikasikan permasalahannya sebagai berikut :
1.      Faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi para siswa kurang minat dalam belajar membaca Al-Qur’an.
2.      Upaya apa sajakah yang dilakukan guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan minat bacaAl-Qur’an melalui pembelajaran berbasis multimedia.
3.      Apakah penggunaan multimedia dapat meningkatkan minat baca Al-Qur’an bagi siswa SMA 6 Barabai?
4.      Kendala apa saja yang dihadapi Guru Pendidikan Agama Islam dalam pembelajaran baca Al-Qur’an dengan multimedia.

E. Tujuan dan Signifikansi Penelitian

  1. Tujuan Penelitian
Sejalan dengan permasalah yang telah dikemukakan maka tujuan penelitian ini adalah untuk  :
a.      Mendapatkan data tentang pelaksanaan materi baca Al-Qur’an melalui pembelajaran berbasis multimedia bagi siswa SMA 6 Barabai.
b.     Mengungkapkan dan membahas minat baca Al-Qur’an melalui pembelajaran berbasis multimedia bagi siswa SMA 6 Barabai.
c.      Agar menemukan cara yang terbaik didalam memecahkan masalah ini.
  1. Signifikansi Penelitian
Apapun media yang dipergunakan hanya sebagai ikhtiar yang kebenarannya dapat berubah sesuai dengan kondisi, sehingga tidak dijadikan sebagai patokan dasar bahwa alat inilah yang paling benar. Khawatir disuatu saat ada alat lain yang lebih baik dan ternyata lebih banyak yang merespon dan bisa jadi hasilnya lebih baik, maka alat tersebut di atas bukan berarti tidak laku atau tidak dapat dipergunakan kembali.
Setidaknya ada keringanan baik bagi guru maupun murid didalam mencari solusi ketika mendapatkan masalah berkaitan dengan pembelajaran baca Al-Qur’an berbasis multimedia. Antara lain adalah:
a.        Manfaat bagi guru
1)   Mampu membantu guru dalam mempercepat proses penyampaian materi baca Al-Qur’an dengan menggunakan komputer.
                                                    
2)   Menjadi alternatif bagi guru untuk meningkatkan wawasan dan ketrampilan mengajar dengan mempergunakan alat elektronik yang sesuai perkembangan zaman.
b.       Manfaat bagi siswa
1)   Dengan semakin canggih alat elektronik yang masuk dalam dunia pendidikan, disamping para siswa telah memiliki dasar komputer, maka akan semakin menarik dan tertantang bagi siswa yang mempunyai minat termasuk yang belum akan berusaha untuk bisa belajar baca Al-Qur’an dengan multimedia.
2)      Siswa dapat merasakan hasil dari kegiatan tersebut dengan lebih materi baca Al-Qur’an melalui multimedia ternyata lebih mudah atau mampu mempercepat siswa menguasai materi yang diajarkan gurunya.
c.       Manfaat bagi sekolah
1)      Kendala menyediakan dana untuk membeli komputer tidak akan dijadikan hambatan, jika pemanfaatan alat tersebut mampu membantu proses tercapainya materi pembelajaran yang dirasakan oleh para siswa dan berimbas bahwa sekolah tersebut berhasil memanfaatkan teknologi canggih termasuk dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.
2)     Sekolah sesuai dengan visi dan misinya mampu mengaplikasikan keberhasilan memanfaatkan teknologi canggih, yang berarti mutu pendidikan yang dikelolanya meningkat.

F.  Sistematika Penulisan

Skripsi ini terdiri dari lima bab, dan pembahasannya secara garis besar adalah:
Bab I   : Pendahuluan    yang   terdiri  dari  latar  belakang masalah, penegasan  judul,  alasan  memilih  judul dan permusan masalah, serta tujuan dan  signifikansi penelitian, sistematika   penulisan, landasan teori, metodologi penelitian serta prosedur penelitian.
Bab II: Landasan   teoritis   tentang  fungsi dan tujuan pembelajaran PAI berbasis multimedia dalam meningkatkan minat baca Al Qur’an.
Bab III: Metodologi   penelitian,    yang  berisi   lokasi  penelitian, populasi dan   sampel   penelitian, data dan sumber  data, metode penelitian dan   teknik   pengumpulan data,  serta pengolahan  data  dan analisis data.
Bab IV : Laporan   hasil    penelitian   yang  terdiri  atas  gambaran umum  obyek   penelitian, penyajian data dan analisis data.
Bab V   : Penutup yang terdiri dari simpulan dan saran-saran

G.  Landasan Teori
1.      Fungsi dan tujuan pembelajaran Al Qur’an
2.      Peningkatan minat baca tulis Al Qur’an
3.      Tugas dan kegiatan guru dalam meningkatkan minat baca tulis Al Qur’an

H.    Metodologi Penelitian
1.      Lokasi Penelitian
Penelitian ini bertempat pada SMA 6 Barabai Kecamatan Labuan Amas Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

2.      Populasi dan Sampel Penelitian

a.       Populasi penelitian
Yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa pada SMA 6 Barabai Kecamatan Labuan Amas Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
b.      Sampel penelitian
Adapun yang menjadi sampel penelitian ini adalah  peranan guru terhadap murid dalam meningkatkan minat baca tulis Al Qur’an di SMA 6 Barabai Kecamatan Labuan Amas Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi upaya tersebut.

3.      Data dan Sumber Data

a.       Data
Ada dua jenis data yang digali dalam penelitian ini adalah  :
1)      Data pokok :
a)      Data tentang upaya guru dalam meningkatkan minat baca tulis Al Qur’an bagi siswa di SMA 6 Barabai Kecamatan Labuan Amas Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
b)      Data tentang faktor yang mempengaruhi upaya guru dalam meningkatkan minat baca tulis Al Qur’an bagi siswa di SMA 6 Barabai Kecamatan Labuan Amas Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
2)      Data penunjang, yaitu data yang bersifat mendukung dan berkenaan dengan gambaran umum lokasi penelitian dan hasil wawancara dengan kepala sekolah dan pihak-pihak terkait lainnya.
c.   Sumber data
1)      Responden, yaitu guru SMA 6 Barabai Kecamatan Labuan Amas Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
2)      Informan yaitu kepala Madrasah, tata usaha dan guru TIK SMA 6 Barabai Kecamatan Labuan Amas Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
3)      Dokumenter, Merupakan data saji yang didapatkan di SMA 6 Barabai Kecamatan Labuan Amas Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah.Yang meliputi latar belakang pendidikan guru, jumlah guru dan siswa.

4.      Metode Penelitian dan Teknik Pengumpulan Data

a.       Metode penelitian
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan kelas (Classroom Action Research), yaitu penelitian yang dilakukan di kelas dengan tujuan memperbaiki atau meningkatkan mutu praktek pembelajaran.
Metode penelitian tindakan kelas ini dilakukan pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis multimedia guna meningkatkan minat baca Al Qur’an bagi siswa di SMA 6 Barabai.

b.      Teknik pengumpulan data
Untuk memperoleh data dalam penelitian ini penulis menggunakan beberapa teknik:
1)          Observasi
Observasi adalah bentuk pengamatan langsung yang dilakukan peneliti terhadap objek penelitian secara dekat. Data yang dikumpulkan meliputi jumlah guru, jumlah murid dan kegiatan guru dalam memanfaatkan multimedia sebagai penunjang kegiatan belajar mengajar.
2)      Wawancara
Teknik ini digunakan untuk mengumpulkan keterangan dengan mengajukan beberapa pertanyaan secara lisan kepada guru-guru PAI dalam upayanya untuk meningkatkan minat baca Al-Qur’an di SMA 6 Barabai Kecamatan Labuan Amas Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
3)   Angket
Melalui teknik ini penulis memberikan pertanyaan secara tertulis kepada responden untuk kemudian dijawab. Dalam hal ini perlu diketahui bahwa angket hanya diberlakukan untuk responden guru dan bukan murid.
4)   Dokumenter
Teknik ini digunakan untuk menggali data dengan cara mempelajari arsip-arsip, catatan-catatan maupun sumber tertulis lainnya yang meliputi keadaan madrasah, jumlah siswa, jumlah guru serta hal-hal lain yang dianggap penting.
Untuk mengetahui lebih jelas mengenai data, sumber data dan teknik pengumpulan data, dapat dilihat pada tabel berikut ini  :

MATRIKS
DATA, SUMBER DATA DAN TEKNIK PENGUMPULAN DATA
No.
D a t a
Sumber data
Teknik pengumpulan data
1
Data pokok
a. Upaya guru dalam meningkatkan minat baca Al Qur’an :
1)   Membiasakan membaca Al Qur’an bergiliran sebelum belajar
2)   Pemanfaatan Al Qur’an di dalam pembelajaran
3)   Pemanfaatan multimedia dalam pembelajaran PAI




Guru

Guru

Guru
 



Angket dan wawancara


b.   Faktor-faktor yang mempenmgaruhi upaya guru dalam meningkatkan minat baca Al Qur’an :
1)   Latar belakang pendidikan guru
2)   Kelangkapan multimedia baik berupa komputer maupun LCD
3)   Anjuran kepala sekolah
4)   Waktu yang tersedia




Guru
Guru

Guru
Guru



Angket dan wawancara

2
Data penunjang
a. Sejarah berdirinya SMA 6 Barabai.
b. Gambaran umum lokasi penelitian
c. Jumlah guru dan karyawan administratif
d. Jumlah bangunan yang ada

Kep-Sek
Sda
Kep-Sek



Wawancara
Observasi, dan dokumenter


5.      Pengolahan Data dan Analisis Data

a.       Pengolahan data
Dalam pengolahan data ini penulis menggunakan beberapa teknik, yakni :
1)      Editing, yaitu meneliti kembali data yang terkumpul dalam rangka  untuk mengetahui kelengkapan data yang diperlukan.
2)      Koding, yaitu mengklasifikasikan data dari hasil jawaban responden dan informan, dengan memberikan kode tertentu pada data yang diperoleh.
3)      Tabulasi, yaitu menyusun dan memasukkan data yang diperoleh ke dalam bentuk tabel yang sederhana yang teriri dari nomor, kategori, frekuensi dan prosentasi. Dan untuk memudahkan dalam melakukan analisis, maka penulis menggunakan rumus  :
                         F
            P  =                  X 100 %
                         N
Keterangan
P           = Persentasi
F           = Frekuensi, yaitu jumlah jawaban responden pada masing-
                masing  item pertanyaan
                    N          = Jumlah responden seluruhnya
  100        = Nilai tetap


4)      Interpretasi data, yaitu untuk menginterpretasikan data yang ada dalam tabel ke dalam bentuk uraian-uraian yang dapat memperjelas makna yang ada, dengan menggunakan standar kualitas sebagai berikut  :
01 %  - <      20 %   =  Sebagian terkecil
20 %  - <      40 %   =  Sebagian kecil
40 % -  <    60 %    =  Cukup besar
60 % -  <    80 %      =  Sebagian besar
80 %    -    100 %      =  Sebagian terbesar
b.      Analisa data
Dalam penelitian ini penulis menyajikan data secara deskriptif berupa uraian dan tabel, sehingga permasalahan yang diteliti dapat dipahami, kemudian dilakukan analisis data menggunakan analisis kuantitatif dan menarik kesimpulan dengan menggunakan metode dedukatif.

I.       Prosedur Penelitian
Penelitian ini penulis lakukan dengan beberapa tahapan sebagai berikut:
1.      Tahap Pendahuluan
a.       Penjajakan ke lokasi penelitian
b.      Konsultasi dengan pembimbing akademik
c.       Mengajukan proposal dan persetujuan judul
2.      Tahap Persiapan
a.       Seminar
b.      Membuat pedoman wawancara dan angket
c.       Mohon surat riset dari ketua STAI
3.      Tahap Pelaksanaan
a.       Menyampaikan surat riset kepada yang berwenang
b.      Menyampaikan angket kepada responden dan pelaksanaan wawancara dengan informan
c.       Mengumpulkan data
4.      Tahap Penyusunan Laporan
a.       Menyusun laporan hasil penelitian
b.      Konsultasi dengan dosen pembimbing dikoreksi dan diadakan perbaikan
c.       Memperbanyak naskah skripsi sesuai dengan ketentuan, setelah itu siap dimunaqasahkan. 

           
DAFTAR PUSTAKA SEMENTARA



Abdurrahman Shaleh, Pendidikan Agama dan Keagamaan. Jakarta, Gemawindu Pancaperkasa, 2000.

Muhammad A. Summa, Tafsir Ahkam I. Jakarta, Wacana Ilmu Logos, 1997.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Bahan Dasar PWKGAI SLA. Jakarta, Dirjen Dikdasmen, 1996.


INSTRUMEN PENGUMPULAN DATA


PEDOMAN ANGKET

 

1.      Nama Lengkap                 :

2.      Mengajar Kelas                :

3.      Pendidikan tertinggi        :
I.       ITEM PERTANYAAN
1.      Apakah Anda sering memperhatikan para siswa tentang minatnya dalam membaca Al Qur’an?
a.       Sering
b.      Kadang-kadang
c.       Tidak pernah

2.      Apakah Anda sering mendorong para siswa untuk meningkatkan minat baca Al Qur’an?
a.       Sering
b.      Kadang-kadang
c.       Tidak pernah

3.      Apakah Anda sering menanyakan kepada mereka tentang seberapa berminat membaca Al Qur’an?
a.       Sering
b.      Kadang-kadang
c.       Tidak pernah



4.      Apakah Anda sering menugaskan siswa membaca Al Qur’an di kelas sebelum memulai pelajaran?
a.       Sering
b.      Kadang-kadang
c.       Tidak pernah

5.      Apakah anda sering menugaskan siswa menghafal surah-surah pendek di kelas?
a.       Sering
b.      Kadang-kadang
c.       Tidak pernah

6.      Apakah anda sering bagaimana kualitas bacaan Al Qur’an para siswa?
a.       Sering
b.      Kadang-kadang
c.       Tidak pernah

7.      Apakah anda sering menanyakan kepada mereka seberapa sering mereka membaca Al Qur’an dirumah?
a.       Sering
b.      Kadang-kadang
c.       Tidak pernah

8.      Apakah anda sering menggunakan multimedia untuk pembelajaran PAI?
a.       Sering
b.      Kadang-kadang
c.       Tidak pernah

9.      Apakah anda sering mengoperasikan multimedia sebagai inovasi pembelajaran Al Qur’an?
a.       Sering
b.      Kadang-kadang
c.       Tidak pernah

10.  Apakah anda sering mengupayakan agar pembelajaran Al Qur’an tidak monoton dan terkesan membosankan?
a.       Sering
b.      Kadang-kadang
c.       Tidak pernah

11.  Apakah anda sering membimbing siswa yang mempunyai kesulitan dalam membaca Al Qur’an?
a.       Sering
b.      Kadang-kadang
c.       Tidak pernah

12.  Apakah anda sering merasa berkewajiban untuk membimbing siswa untuk memperbaiki bacaan Al Qur’annya?
a.       Sering
b.      Kadang-kadang
c.       Tidak pernah




PEDOMAN WAWANCARA




I.          Kepada Kepala SMA 6 Barabai
1.      Bagaimana sejarah berdirinya SMA 6 Barabai dan perkembangannya sampai sekarang?
2.      Berapa jumlah guru, karyawan dan siswa SMA 6 Barabai tahun pelajaran 2011/2012?
3.      Fasilitas apa saja yang telah dimiliki oleh SMA 6 Barabai dalam menunjang proses pembelajaran siswa?
4.      Apakah para siswa di SMA 6 Barabai sudah cukup banyak yang berminat membaca Al Qur’an?
5.      Apakah bapak sering memberikan motivasi kepada guru dan murid untuk membaca dan mengamalkan Al Qur’an?

II.       Kepada Guru PAI
1.      Menurut anda apakah para siswa memiliki minat untuk membaca Al Qur’an?
2.      Apakah yang anda lakukan untuk memotivasi siswa agar semakin menyukai membaca Al Qur’an?
3.      Apakah anda sering membaca Al Qur’an bersama siswa?
4.      Kapan anda gunakan waktu untuk memberikan motivasi kepada para siswa?
5.      Pernahkah anda menggunakan waktu kosong untuk membaca Al Qur’an?



[1] Muhammad A. Summa, Tafsir Ahkam I. (Jakarta: Penerbit Wacana Ilmu Logos, 1997.),  h. 1.
[2] Abdurrahman Saleh, Pendidikan Agama dan Keagamaan, (Jakarta : Gemawindu Panca Perkasa, 2000.), h. xii.
[3] Depdikbud, Bahan Dasar PWKGAI SLA, (Jakarta : Dirjen Dikdasmen, 1996.), h. 27.

Post a Comment

Silahkan tinggalkan pesan.